Jangan Menggosip-untuk dunia lebih baik

4 Nov 2013

Permasalahan gue

Jangan tanya kalau masalah berita terbaru dikomplek ini ke gue

suer , bukannya gak gaul tapi diriku merasa paling telat untuk mengetahui berita tercetar membahana di kompleks ini.

Lebih cepat gue mengetahui si Morgan dan Anisa yang keluar dari band “hore-horenya” daripada mengetahui si ibu ini dan itu sedang jadi pembicaraan

Jelaslah gue lebih tau si Morgan dan Anisa, yah tinggal klik sama mbah Google whusss berita mereka langsung muncul didepan mata

eh..katanya si Morgan dan Anisa kompak keluar karena mau serius kuliah…Ah bener gak sih, koq si Morgan jadi main sinetron stiping ya? trus si Anisa juga keluar, bentar lagi pasti maen sinetron, atau mereka berdua pacaran ya? koq bisa kompak keluar? atau mau bikin duet..pasti deh bikin duet, trus fans mereka berdua bergabung dan jadi saingan grup mereka yang dulu deh ,trus akhirnya pada bubar dan generasi boyband/girlband gak jelas pada hilang….ehhh gue koq jadi nggosip gak jelas gini ya —-abaikan gosip gue ini —-

credits

credits

Kembali ke ibu-ibu komplek

Setelah merasa menjadi yang paling Kudet, maka saya menyadari bahwa sesungguhnya Gosip itu makin digosok makin sip - semua juga tau

Kudetku yang pertama terjadi adalah ketika seantero komplek sedang dalam masa tegang karna ada beberapa ibu-ibu membuat gang (kayak mafia ya) ternyata diriku tidak termasuk di gang manapun (hiks suka sedih klo mengingat ini —kagak ini status palsu)

Kudet kedua, aku gak tau ternyata ibu A gak suka sama ibu B karena kucingnya gak mau dipakein pampers, makanya si meong suka ee sembarangan dan menebarkan aroma luar biasa (nama dan kejadian adalah fiksi semata). Tapi ada beberapa ibu-ibu yang suka datang dan berbaik hati menceritakan kejadiannya yang ternyata sudah berlangsung demikian lampaunya..hiks kudet dasar kudet.

Yang tidak terlacak oleh gue adalah ibu-ibu ternyata pintar banget akting (suer bisa dapat piala Citra loh—eh piala ini masih ada khan?). Ditengah ketegangan suasana diantara mereka masih bisa loh senyum manis, saling menyapa, suer aku aja yang gak tau klo mereka lagi tegang–apa sih..

Gosip pentingkah?

Penting atau tidak suatu gosip ternyata tergantung pada isi materi gosipnya..ehh abaikan

sebenarnya gunanya apa sih gosip itu bagi gue? Apakah agar mendapat pengakuan bahwa gue itu update ? ataukah memperjelas keadaan gue bahwa gue eksis loh…. apakah gue harus keliling kompleks agar berita terbaru bisa gue peroleh …hihihi rasanya gue gak senekad itu , apalagi dengan cara ekstrim dengan door to door..haaaaa gue blom segila itu..masih berada dijalur yang benar nih

Ternyata gosip itu gak bener-bener berguna…dan gue berkaca dari cerita Socrates (yak mulai serius bahasan gue), yang bener-bener memantapkan pilihan gue, bahwa biarlah gue Kudet dari hal-ha yang bisa mebawa efek negatif ke gue (mulai serius banget nih)

Cerita Socrates

Cerita mbah Socrates gini deh singkatnya

Si mbah didatangi seseorang dengan wajah yang bawa berita gitu deh. Dengan wajah bersemangat pengen banget dia menyampaikan ke mbah. Tapi sebelum dia menyampaikan isi berita , mbah mengatakan gini, mbah mau mengajukan tiga pertanyaan, dia pun mnyetujuinya

pertanyaan pertama : apakah berita itu diyakini benar? dia pun menjawab ehhhmmm dia ragu-ragu, gak yakin berita itu benar

trus pertanyaan kedua : dia kenal gak orang yang menjadi nara sumber berita itu …hmm dijawab kagak dia juga gak kenal dengan baik

trus pertanyaan ketiga : beritanya positif atau negatif sih? ..dijawab negatif

Mbah langsung berkata…klo gitu keep aja deh, gak usah disampaikan (sungguh bener2 mbah yang smart, two thumbs to you mbah)

Menyaring berita

Saya memilih gak apa-apa deh untuk kudet dalam hal-hal negatif.

menyaring berita yang bener-bener mesti didengar, mana yang mesti didengar dan ditanggapi

ternyata dengan menyaring berita, membuat hidup lebih indah

telinga menjadi lebih sehat dengan berita yang positif saja

credits

credits



TAGS gosip gak penting kompleks


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post